Jumat, 10 Desember 2010
Dampak internet buat anda
Internet sangat berpengaruh bagi remaja.Hal ini karena internet sebagai sarana untuk mendapatkan berbagai macam informasi yang dibutuhkan oleh seluruh lapisan masyarakat. Pengaruh dari internet bisa bersifat positif maupun negatif, tergantung dari pihak yang bersangkutan. Bolehlah kita secara luas dan bebas mengakses informasi tetapi diperlukan filter dalam diri kita untuk bisa mengkafer diri kita sendiri. Masa remaja adalah masa yang labil dalam mencari jati diri. Adapun fasilitas dalam internet yaitu : E-mail, Bulletin Board System, File transfer Protocol, Information Browsing, Remote Login, Advanced Browsing, Automated Title search, Automated content search, dan komunikasi audio serta visual. Keberadaan internet memberi pengaruh positif bagi seluruh masyarakat pengguna internet termasuk remaja. Disana mereka bisa dengan cepat mendapatkan informasi, bisa mencarinya dengan menggunakan google atau dengan cara yang lain. Tetapi kebanyakan remaja menggunakan internet untuk mencari teman, chatting, kirim e-mail dan mencari tugas-tugas kuliah atau tugas sekolah. Dikalangan remaja masa kini yang lagi marak-maraknya adalah friendster. Mereka mencari teman melalui frienster dan bisa juga kirim-kirim foto atau lain sebagainya. Internet bukan hanya untuk mencari informasi saja, akan tetapi dapat digunakan sebagai tempat penjualan barang dan jasa. Penjualan melalui internet ini disebut E-Commerce. Muncunya istilah ini seiring dengan semakin berkembangnya disiplin ilmu komputer dan internet. E-com ini dapat diartikan sebagai pertukaran barang, jasa, dan atau informasi melalui medium elektronik dengan imbalan uang yang pembayarannya dilakukan dengan menggunakan credit card (kartu kredit). Rentang bisnis melalui internet ini mulai dari pemesanan bunga untuk orang tercinta, jual buku, langganan majalah, sampai pembayaran ribuan rupiah untuk pembelian chip processor yang akan digunakan untuk komputer. Langkah pertama yang harus dilakukan oleh para pengusaha adalah membuat “homepage” yang akan berfungsi sebagai toko di internet. Melalui homepage ini ia dapat menyebarluaskan informasi mengenai perusahaan, pruduk, dan pelayanan yang di tawarkan. Manfaat dari E-com itu sendiri adalah bisa menurunkan pengeluaran tetap, karena perusahaan bisa menghemat jumlah pegawai, dengan demikian juga pengeluaran untuk gaji dan infrastruktur fisik. Dan sebaliknya, untuk konsumen E-com menawarkan kenyamanan lebih besar dan pilihan lebih banyak untuk barang dan jasa yang akan dibeli dengaan harga lebih baik.Selain dampak positif, internet juga bisa memberi dampak negatif bagi kalangan masyarakat khususnya remaja. Misalnya para remaja membuka situs-situs porno di internet. Itu merupakan salah satu perilaku menyimpang yang dilakukan remaja. Disana mereka bisa melihat gambar-gambar porno, adegan-adegan yang bisa menggoyahkan iman manusia, dan itu semua dapat merusak moral para remaja yang merupaka generasi penerus bangsa.Selain itu, dampak buruk dari internet itu adalah timbul berbagai macam kejahatan. Diantaranya adalah pencurian uang di Bank melalui internet, dan biasanya orang yang ahli di bidang itu disebut Hacker. Perbuatan kriminal tersebut sulit untuk di deteksi karena mereka menggunakan taktik sendiri dan kode-kode tertentu dalam pelaksanaan misi mereka. Dan itu semua tidak dapat diketahui pihak lain. Pembobolan Bank ini dapt merugikan negara karena jumlah yang diraut bukan hanya jutaan rupiah, melainkan trillyun rupiah. Contoh kejahatan lain adalah penipuan undian berhadiah. Dan masih banyak lagi tindak kriminal yang dilakukan melalui internet.
Dampak internet buat anda
Internet sangat berpengaruh bagi remaja.Hal ini karena internet sebagai sarana untuk mendapatkan berbagai macam informasi yang dibutuhkan oleh seluruh lapisan masyarakat. Pengaruh dari internet bisa bersifat positif maupun negatif, tergantung dari pihak yang bersangkutan. Bolehlah kita secara luas dan bebas mengakses informasi tetapi diperlukan filter dalam diri kita untuk bisa mengkafer diri kita sendiri. Masa remaja adalah masa yang labil dalam mencari jati diri. Adapun fasilitas dalam internet yaitu : E-mail, Bulletin Board System, File transfer Protocol, Information Browsing, Remote Login, Advanced Browsing, Automated Title search, Automated content search, dan komunikasi audio serta visual. Keberadaan internet memberi pengaruh positif bagi seluruh masyarakat pengguna internet termasuk remaja. Disana mereka bisa dengan cepat mendapatkan informasi, bisa mencarinya dengan menggunakan google atau dengan cara yang lain. Tetapi kebanyakan remaja menggunakan internet untuk mencari teman, chatting, kirim e-mail dan mencari tugas-tugas kuliah atau tugas sekolah. Dikalangan remaja masa kini yang lagi marak-maraknya adalah friendster. Mereka mencari teman melalui frienster dan bisa juga kirim-kirim foto atau lain sebagainya. Internet bukan hanya untuk mencari informasi saja, akan tetapi dapat digunakan sebagai tempat penjualan barang dan jasa. Penjualan melalui internet ini disebut E-Commerce. Muncunya istilah ini seiring dengan semakin berkembangnya disiplin ilmu komputer dan internet. E-com ini dapat diartikan sebagai pertukaran barang, jasa, dan atau informasi melalui medium elektronik dengan imbalan uang yang pembayarannya dilakukan dengan menggunakan credit card (kartu kredit). Rentang bisnis melalui internet ini mulai dari pemesanan bunga untuk orang tercinta, jual buku, langganan majalah, sampai pembayaran ribuan rupiah untuk pembelian chip processor yang akan digunakan untuk komputer. Langkah pertama yang harus dilakukan oleh para pengusaha adalah membuat “homepage” yang akan berfungsi sebagai toko di internet. Melalui homepage ini ia dapat menyebarluaskan informasi mengenai perusahaan, pruduk, dan pelayanan yang di tawarkan. Manfaat dari E-com itu sendiri adalah bisa menurunkan pengeluaran tetap, karena perusahaan bisa menghemat jumlah pegawai, dengan demikian juga pengeluaran untuk gaji dan infrastruktur fisik. Dan sebaliknya, untuk konsumen E-com menawarkan kenyamanan lebih besar dan pilihan lebih banyak untuk barang dan jasa yang akan dibeli dengaan harga lebih baik.Selain dampak positif, internet juga bisa memberi dampak negatif bagi kalangan masyarakat khususnya remaja. Misalnya para remaja membuka situs-situs porno di internet. Itu merupakan salah satu perilaku menyimpang yang dilakukan remaja. Disana mereka bisa melihat gambar-gambar porno, adegan-adegan yang bisa menggoyahkan iman manusia, dan itu semua dapat merusak moral para remaja yang merupaka generasi penerus bangsa.Selain itu, dampak buruk dari internet itu adalah timbul berbagai macam kejahatan. Diantaranya adalah pencurian uang di Bank melalui internet, dan biasanya orang yang ahli di bidang itu disebut Hacker. Perbuatan kriminal tersebut sulit untuk di deteksi karena mereka menggunakan taktik sendiri dan kode-kode tertentu dalam pelaksanaan misi mereka. Dan itu semua tidak dapat diketahui pihak lain. Pembobolan Bank ini dapt merugikan negara karena jumlah yang diraut bukan hanya jutaan rupiah, melainkan trillyun rupiah. Contoh kejahatan lain adalah penipuan undian berhadiah. Dan masih banyak lagi tindak kriminal yang dilakukan melalui internet.
Dampak internet buat anda
Internet sangat berpengaruh bagi remaja.Hal ini karena internet sebagai sarana untuk mendapatkan berbagai macam informasi yang dibutuhkan oleh seluruh lapisan masyarakat. Pengaruh dari internet bisa bersifat positif maupun negatif, tergantung dari pihak yang bersangkutan. Bolehlah kita secara luas dan bebas mengakses informasi tetapi diperlukan filter dalam diri kita untuk bisa mengkafer diri kita sendiri. Masa remaja adalah masa yang labil dalam mencari jati diri. Adapun fasilitas dalam internet yaitu : E-mail, Bulletin Board System, File transfer Protocol, Information Browsing, Remote Login, Advanced Browsing, Automated Title search, Automated content search, dan komunikasi audio serta visual. Keberadaan internet memberi pengaruh positif bagi seluruh masyarakat pengguna internet termasuk remaja. Disana mereka bisa dengan cepat mendapatkan informasi, bisa mencarinya dengan menggunakan google atau dengan cara yang lain. Tetapi kebanyakan remaja menggunakan internet untuk mencari teman, chatting, kirim e-mail dan mencari tugas-tugas kuliah atau tugas sekolah. Dikalangan remaja masa kini yang lagi marak-maraknya adalah friendster. Mereka mencari teman melalui frienster dan bisa juga kirim-kirim foto atau lain sebagainya. Internet bukan hanya untuk mencari informasi saja, akan tetapi dapat digunakan sebagai tempat penjualan barang dan jasa. Penjualan melalui internet ini disebut E-Commerce. Muncunya istilah ini seiring dengan semakin berkembangnya disiplin ilmu komputer dan internet. E-com ini dapat diartikan sebagai pertukaran barang, jasa, dan atau informasi melalui medium elektronik dengan imbalan uang yang pembayarannya dilakukan dengan menggunakan credit card (kartu kredit). Rentang bisnis melalui internet ini mulai dari pemesanan bunga untuk orang tercinta, jual buku, langganan majalah, sampai pembayaran ribuan rupiah untuk pembelian chip processor yang akan digunakan untuk komputer. Langkah pertama yang harus dilakukan oleh para pengusaha adalah membuat “homepage” yang akan berfungsi sebagai toko di internet. Melalui homepage ini ia dapat menyebarluaskan informasi mengenai perusahaan, pruduk, dan pelayanan yang di tawarkan. Manfaat dari E-com itu sendiri adalah bisa menurunkan pengeluaran tetap, karena perusahaan bisa menghemat jumlah pegawai, dengan demikian juga pengeluaran untuk gaji dan infrastruktur fisik. Dan sebaliknya, untuk konsumen E-com menawarkan kenyamanan lebih besar dan pilihan lebih banyak untuk barang dan jasa yang akan dibeli dengaan harga lebih baik.Selain dampak positif, internet juga bisa memberi dampak negatif bagi kalangan masyarakat khususnya remaja. Misalnya para remaja membuka situs-situs porno di internet. Itu merupakan salah satu perilaku menyimpang yang dilakukan remaja. Disana mereka bisa melihat gambar-gambar porno, adegan-adegan yang bisa menggoyahkan iman manusia, dan itu semua dapat merusak moral para remaja yang merupaka generasi penerus bangsa.Selain itu, dampak buruk dari internet itu adalah timbul berbagai macam kejahatan. Diantaranya adalah pencurian uang di Bank melalui internet, dan biasanya orang yang ahli di bidang itu disebut Hacker. Perbuatan kriminal tersebut sulit untuk di deteksi karena mereka menggunakan taktik sendiri dan kode-kode tertentu dalam pelaksanaan misi mereka. Dan itu semua tidak dapat diketahui pihak lain. Pembobolan Bank ini dapt merugikan negara karena jumlah yang diraut bukan hanya jutaan rupiah, melainkan trillyun rupiah. Contoh kejahatan lain adalah penipuan undian berhadiah. Dan masih banyak lagi tindak kriminal yang dilakukan melalui internet.
Rabu, 08 Desember 2010
Antivirus yang ampuh
Virus memang menyebalkan ya…..kadang – kadang membuat semuanya ancur dan yang lebih parah lagi antivirus kadang – kadang tidak bisa di kompromi dan bahkan menambah parah.nih ada beberapa tips buat meminimalkan resiko penggunaan antivirus agar data kita aman……ckckc..
Sebagai pengguna program antivirus ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk meminimalkan risiko penggunaan antivirus
1. Carilah antivirus yang baik, baik di sini artinya program tersebut dapat dipercaya untuk mendeteksi dan membasmi berbagai virus yang ada. Jangan terbuai dengan janji-janji yang ditawarkan para vendor antivirus, dan jangan terbuai juga dengan nama merk yang cukup terkenal. Cobalah cari perbandingan antara berbagai antivirus di berbagai majalah / situs di internet.
2. Gunakan selalu Antivirus terbaru, Anda bisa mendapatkannya dari Internet atau dari beberapa majalah. Antivirus yang lama memiliki risiko yang besar jika digunakan (lebih dari 6 bulan sudah sangat berbahaya).
3. Buatlah cadangan untuk data dan program Anda yang penting.
4. Lakukan proses pembersihan virus dengan benar jika Anda menemukan virus
5. Pastikan program Antivirus yang Anda dapat adalah yang asli, ada kemungkinan seseorang telah mengubah antivirus tersebut, atau mungkin menularinya dengan suatu virus.
6. Hubungi ahlinya jika Anda merasa tidak dapat mengatasi virus di komputer atau jaringan Anda.
Langkah proses pembersihan yang baik adalah sebagai berikut
Jika Anda menjalankan komputer pribadi
1. Boot komputer Anda dengan disket startup yang bersih dari virus (dan di write protect)
2. Jalankan program virus scanner/cleaner pada sebuah file yang terinfeksi
3. Coba jalankan file tersebut, jika file tersebut menjadi rusak, jangan teruskan lagi
4. Jika program dapat berjalan lancar, cobakan sekali lagi pada beberapa file (cari yang ukurannya kecil, yang sedang dan yang besar). File yang ukurannya besar perlu di-check, biasanya file ini mengandung internal overlay yang membuat filenya rusak jika terkena virus.
Jika Anda adalah Admin jaringan, sebaiknya Anda mengambil sampel virus ke disket dan mencoba untuk membersihkannya di komputer lain, ini dilakukan untuk tidak mengganggu pekerjaan yang mungkin sedang dilakukan oleh orang lain. Hal ini juga untuk mengantisipasi, kemungkinan adanya virus baru yang mirip dengan virus lain (bayangkan apa jadinya jika terjadi salah pembersihan sehingga seluruh program di jaringan menjadi tidak bisa dipakai!). Jika gagal dibersihkan Anda perlu memanggil ahlinya untuk menangani, atau mencari informasi lebih lanjut di Internet. Percobaan pada beberapa file tujuannya untuk mencegah salah deteksi dan atau salah perbaikan oleh program antivirus. Jika virus dianggap berbahaya dan aktivitas menggunakan jaringan bisa ditunda sementara, mungkin untuk sementara jaringan dimatikan.
SEBAGAI PROGRAMER INI YANG PERLU ANDA LAKUKAN
Saat ini untuk menjadi programmer antivirus yang baik tidaklah mudah, Anda perlu tahu teknik-teknik pemrograman virus yang setiap hari semakin bertambah sulit. Program antivirus yang Anda buat sebaiknya juga mengikuti perkembangan teknologi virus. Untuk membuat program antivirus yang baik tidaklah mudah, namun ada beberapa hal yang perlu Anda ingat sebagai pembuat Antivirus jika Anda ingin program Anda dipakai orang lain, dan tidak membahayakan orang tersebut
1. Program Anda sebaiknya bisa mematikan virus di memori, dan dapat memberi peringatan jika ada sesuatu yang aneh di memori komputer pemakai (misalnya besar base mem kurang dari 640 Kb)
2. Dalam membuat ID virus pilihlah beberapa lokasi, lokasi yang baik adalah di awal virus dan di bagian penting virus (misalnya di bagian dekripsi header program asli) ini untuk memastikan tidak ada yang mengubah lokasi dan sistem enkripsi (jika ada) header program asli.
3. Jika data/header di enkrip, verifikasikan data yang didapat dari perhitungan, misalnya lihat apakah CS dan IP asli yang di dapat dari perhitungan masih dalam batas besar file, atau apakah instruksi JMP pertama di file COM masuk akal (kurang dari panjang file).
4. Buat cadangan file jika file yang dibersihkan dikhawatirkan rusak
5. Lakukan self check di awal program. Jika tidak seluruh bagian program bisa di self check, bagian ID virus perlu diperiksa apakah berubah atau tidak (misalnya dengan checksum).
6. Buatlah penjelasan yang jelas tentang cara penggunaan antivirus
7. Jika program hanya dapat dijalankan di DOS periksalah selalu ketika program dijalankan apakah program tersebut benar-benar berjalan di DOS
8. Jika ingin membuat program antivirus residen, jangan memakai ID virus yang tidak terenkripsi di memori, antivirus lain yang tidak mengenal antivirus Anda tersebut, justru akan menganggap adanya sebuah (atau beberapa buah) virus aktif di memori. Hal ini bisa terjadi, karena beberapa antivirus memeriksa seluruh memori terhadap adanya ID virus.
9. Untuk antivirus yang non residen teknik no 8 juga perlu digunakan, ini perlu agar program antivirus yang lain tidak mengira program ini terkena virus. Kadang-kadang program juga meninggalkan bekas di memori, yang mungkin bisa dicurigai oleh antivirus lain sebagai virus. Jika Anda tidak ingin menerapkan teknik tersebut, Anda bisa menghapus memori variabel ID virus setelah selesai digunakan.
10. Jika mungkin, untuk virus yang polimorfik gunakan metode heuristic (dan atau emulasi) untuk men-scan dan teknik emulasi untuk mendekrip, atau mengembalikan program asli.
Seharusnya 10 hal tersebut cukup, Anda bisa menambahkan sendiri hal tersebut jika perlu. Misalnya masalah kecepatan scanning dan lain-lain.
Sebagai pengguna program antivirus ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk meminimalkan risiko penggunaan antivirus
1. Carilah antivirus yang baik, baik di sini artinya program tersebut dapat dipercaya untuk mendeteksi dan membasmi berbagai virus yang ada. Jangan terbuai dengan janji-janji yang ditawarkan para vendor antivirus, dan jangan terbuai juga dengan nama merk yang cukup terkenal. Cobalah cari perbandingan antara berbagai antivirus di berbagai majalah / situs di internet.
2. Gunakan selalu Antivirus terbaru, Anda bisa mendapatkannya dari Internet atau dari beberapa majalah. Antivirus yang lama memiliki risiko yang besar jika digunakan (lebih dari 6 bulan sudah sangat berbahaya).
3. Buatlah cadangan untuk data dan program Anda yang penting.
4. Lakukan proses pembersihan virus dengan benar jika Anda menemukan virus
5. Pastikan program Antivirus yang Anda dapat adalah yang asli, ada kemungkinan seseorang telah mengubah antivirus tersebut, atau mungkin menularinya dengan suatu virus.
6. Hubungi ahlinya jika Anda merasa tidak dapat mengatasi virus di komputer atau jaringan Anda.
Langkah proses pembersihan yang baik adalah sebagai berikut
Jika Anda menjalankan komputer pribadi
1. Boot komputer Anda dengan disket startup yang bersih dari virus (dan di write protect)
2. Jalankan program virus scanner/cleaner pada sebuah file yang terinfeksi
3. Coba jalankan file tersebut, jika file tersebut menjadi rusak, jangan teruskan lagi
4. Jika program dapat berjalan lancar, cobakan sekali lagi pada beberapa file (cari yang ukurannya kecil, yang sedang dan yang besar). File yang ukurannya besar perlu di-check, biasanya file ini mengandung internal overlay yang membuat filenya rusak jika terkena virus.
Jika Anda adalah Admin jaringan, sebaiknya Anda mengambil sampel virus ke disket dan mencoba untuk membersihkannya di komputer lain, ini dilakukan untuk tidak mengganggu pekerjaan yang mungkin sedang dilakukan oleh orang lain. Hal ini juga untuk mengantisipasi, kemungkinan adanya virus baru yang mirip dengan virus lain (bayangkan apa jadinya jika terjadi salah pembersihan sehingga seluruh program di jaringan menjadi tidak bisa dipakai!). Jika gagal dibersihkan Anda perlu memanggil ahlinya untuk menangani, atau mencari informasi lebih lanjut di Internet. Percobaan pada beberapa file tujuannya untuk mencegah salah deteksi dan atau salah perbaikan oleh program antivirus. Jika virus dianggap berbahaya dan aktivitas menggunakan jaringan bisa ditunda sementara, mungkin untuk sementara jaringan dimatikan.
SEBAGAI PROGRAMER INI YANG PERLU ANDA LAKUKAN
Saat ini untuk menjadi programmer antivirus yang baik tidaklah mudah, Anda perlu tahu teknik-teknik pemrograman virus yang setiap hari semakin bertambah sulit. Program antivirus yang Anda buat sebaiknya juga mengikuti perkembangan teknologi virus. Untuk membuat program antivirus yang baik tidaklah mudah, namun ada beberapa hal yang perlu Anda ingat sebagai pembuat Antivirus jika Anda ingin program Anda dipakai orang lain, dan tidak membahayakan orang tersebut
1. Program Anda sebaiknya bisa mematikan virus di memori, dan dapat memberi peringatan jika ada sesuatu yang aneh di memori komputer pemakai (misalnya besar base mem kurang dari 640 Kb)
2. Dalam membuat ID virus pilihlah beberapa lokasi, lokasi yang baik adalah di awal virus dan di bagian penting virus (misalnya di bagian dekripsi header program asli) ini untuk memastikan tidak ada yang mengubah lokasi dan sistem enkripsi (jika ada) header program asli.
3. Jika data/header di enkrip, verifikasikan data yang didapat dari perhitungan, misalnya lihat apakah CS dan IP asli yang di dapat dari perhitungan masih dalam batas besar file, atau apakah instruksi JMP pertama di file COM masuk akal (kurang dari panjang file).
4. Buat cadangan file jika file yang dibersihkan dikhawatirkan rusak
5. Lakukan self check di awal program. Jika tidak seluruh bagian program bisa di self check, bagian ID virus perlu diperiksa apakah berubah atau tidak (misalnya dengan checksum).
6. Buatlah penjelasan yang jelas tentang cara penggunaan antivirus
7. Jika program hanya dapat dijalankan di DOS periksalah selalu ketika program dijalankan apakah program tersebut benar-benar berjalan di DOS
8. Jika ingin membuat program antivirus residen, jangan memakai ID virus yang tidak terenkripsi di memori, antivirus lain yang tidak mengenal antivirus Anda tersebut, justru akan menganggap adanya sebuah (atau beberapa buah) virus aktif di memori. Hal ini bisa terjadi, karena beberapa antivirus memeriksa seluruh memori terhadap adanya ID virus.
9. Untuk antivirus yang non residen teknik no 8 juga perlu digunakan, ini perlu agar program antivirus yang lain tidak mengira program ini terkena virus. Kadang-kadang program juga meninggalkan bekas di memori, yang mungkin bisa dicurigai oleh antivirus lain sebagai virus. Jika Anda tidak ingin menerapkan teknik tersebut, Anda bisa menghapus memori variabel ID virus setelah selesai digunakan.
10. Jika mungkin, untuk virus yang polimorfik gunakan metode heuristic (dan atau emulasi) untuk men-scan dan teknik emulasi untuk mendekrip, atau mengembalikan program asli.
Seharusnya 10 hal tersebut cukup, Anda bisa menambahkan sendiri hal tersebut jika perlu. Misalnya masalah kecepatan scanning dan lain-lain.
Antivirus yang ampuh.
Virus memang menyebalkan ya…..kadang – kadang membuat semuanya ancur dan yang lebih parah lagi antivirus kadang – kadang tidak bisa di kompromi dan bahkan menambah parah.nih ada beberapa tips buat meminimalkan resiko penggunaan antivirus agar data kita aman……ckckc..
Sebagai pengguna program antivirus ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk meminimalkan risiko penggunaan antivirus
1. Carilah antivirus yang baik, baik di sini artinya program tersebut dapat dipercaya untuk mendeteksi dan membasmi berbagai virus yang ada. Jangan terbuai dengan janji-janji yang ditawarkan para vendor antivirus, dan jangan terbuai juga dengan nama merk yang cukup terkenal. Cobalah cari perbandingan antara berbagai antivirus di berbagai majalah / situs di internet.
2. Gunakan selalu Antivirus terbaru, Anda bisa mendapatkannya dari Internet atau dari beberapa majalah. Antivirus yang lama memiliki risiko yang besar jika digunakan (lebih dari 6 bulan sudah sangat berbahaya).
3. Buatlah cadangan untuk data dan program Anda yang penting.
4. Lakukan proses pembersihan virus dengan benar jika Anda menemukan virus
5. Pastikan program Antivirus yang Anda dapat adalah yang asli, ada kemungkinan seseorang telah mengubah antivirus tersebut, atau mungkin menularinya dengan suatu virus.
6. Hubungi ahlinya jika Anda merasa tidak dapat mengatasi virus di komputer atau jaringan Anda.
Langkah proses pembersihan yang baik adalah sebagai berikut
Jika Anda menjalankan komputer pribadi
1. Boot komputer Anda dengan disket startup yang bersih dari virus (dan di write protect)
2. Jalankan program virus scanner/cleaner pada sebuah file yang terinfeksi
3. Coba jalankan file tersebut, jika file tersebut menjadi rusak, jangan teruskan lagi
4. Jika program dapat berjalan lancar, cobakan sekali lagi pada beberapa file (cari yang ukurannya kecil, yang sedang dan yang besar). File yang ukurannya besar perlu di-check, biasanya file ini mengandung internal overlay yang membuat filenya rusak jika terkena virus.
Jika Anda adalah Admin jaringan, sebaiknya Anda mengambil sampel virus ke disket dan mencoba untuk membersihkannya di komputer lain, ini dilakukan untuk tidak mengganggu pekerjaan yang mungkin sedang dilakukan oleh orang lain. Hal ini juga untuk mengantisipasi, kemungkinan adanya virus baru yang mirip dengan virus lain (bayangkan apa jadinya jika terjadi salah pembersihan sehingga seluruh program di jaringan menjadi tidak bisa dipakai!). Jika gagal dibersihkan Anda perlu memanggil ahlinya untuk menangani, atau mencari informasi lebih lanjut di Internet. Percobaan pada beberapa file tujuannya untuk mencegah salah deteksi dan atau salah perbaikan oleh program antivirus. Jika virus dianggap berbahaya dan aktivitas menggunakan jaringan bisa ditunda sementara, mungkin untuk sementara jaringan dimatikan.
Saat ini untuk menjadi programmer antivirus yang baik tidaklah mudah, Anda perlu tahu teknik-teknik pemrograman virus yang setiap hari semakin bertambah sulit. Program antivirus yang Anda buat sebaiknya juga mengikuti perkembangan teknologi virus. Untuk membuat program antivirus yang baik tidaklah mudah, namun ada beberapa hal yang perlu Anda ingat sebagai pembuat Antivirus jika Anda ingin program Anda dipakai orang lain, dan tidak membahayakan orang tersebut
1. Program Anda sebaiknya bisa mematikan virus di memori, dan dapat memberi peringatan jika ada sesuatu yang aneh di memori komputer pemakai (misalnya besar base mem kurang dari 640 Kb)
2. Dalam membuat ID virus pilihlah beberapa lokasi, lokasi yang baik adalah di awal virus dan di bagian penting virus (misalnya di bagian dekripsi header program asli) ini untuk memastikan tidak ada yang mengubah lokasi dan sistem enkripsi (jika ada) header program asli.
3. Jika data/header di enkrip, verifikasikan data yang didapat dari perhitungan, misalnya lihat apakah CS dan IP asli yang di dapat dari perhitungan masih dalam batas besar file, atau apakah instruksi JMP pertama di file COM masuk akal (kurang dari panjang file).
4. Buat cadangan file jika file yang dibersihkan dikhawatirkan rusak
5. Lakukan self check di awal program. Jika tidak seluruh bagian program bisa di self check, bagian ID virus perlu diperiksa apakah berubah atau tidak (misalnya dengan checksum).
6. Buatlah penjelasan yang jelas tentang cara penggunaan antivirus
7. Jika program hanya dapat dijalankan di DOS periksalah selalu ketika program dijalankan apakah program tersebut benar-benar berjalan di DOS
8. Jika ingin membuat program antivirus residen, jangan memakai ID virus yang tidak terenkripsi di memori, antivirus lain yang tidak mengenal antivirus Anda tersebut, justru akan menganggap adanya sebuah (atau beberapa buah) virus aktif di memori. Hal ini bisa terjadi, karena beberapa antivirus memeriksa seluruh memori terhadap adanya ID virus.
9. Untuk antivirus yang non residen teknik no 8 juga perlu digunakan, ini perlu agar program antivirus yang lain tidak mengira program ini terkena virus. Kadang-kadang program juga meninggalkan bekas di memori, yang mungkin bisa dicurigai oleh antivirus lain sebagai virus. Jika Anda tidak ingin menerapkan teknik tersebut, Anda bisa menghapus memori variabel ID virus setelah selesai digunakan.
10. Jika mungkin, untuk virus yang polimorfik gunakan metode heuristic (dan atau emulasi) untuk men-scan dan teknik emulasi untuk mendekrip, atau mengembalikan program asli.
Seharusnya 10 hal tersebut cukup, Anda bisa menambahkan sendiri hal tersebut jika perlu. Misalnya masalah kecepatan scanning dan lain-lain.
Sebagai pengguna program antivirus ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk meminimalkan risiko penggunaan antivirus
1. Carilah antivirus yang baik, baik di sini artinya program tersebut dapat dipercaya untuk mendeteksi dan membasmi berbagai virus yang ada. Jangan terbuai dengan janji-janji yang ditawarkan para vendor antivirus, dan jangan terbuai juga dengan nama merk yang cukup terkenal. Cobalah cari perbandingan antara berbagai antivirus di berbagai majalah / situs di internet.
2. Gunakan selalu Antivirus terbaru, Anda bisa mendapatkannya dari Internet atau dari beberapa majalah. Antivirus yang lama memiliki risiko yang besar jika digunakan (lebih dari 6 bulan sudah sangat berbahaya).
3. Buatlah cadangan untuk data dan program Anda yang penting.
4. Lakukan proses pembersihan virus dengan benar jika Anda menemukan virus
5. Pastikan program Antivirus yang Anda dapat adalah yang asli, ada kemungkinan seseorang telah mengubah antivirus tersebut, atau mungkin menularinya dengan suatu virus.
6. Hubungi ahlinya jika Anda merasa tidak dapat mengatasi virus di komputer atau jaringan Anda.
Langkah proses pembersihan yang baik adalah sebagai berikut
Jika Anda menjalankan komputer pribadi
1. Boot komputer Anda dengan disket startup yang bersih dari virus (dan di write protect)
2. Jalankan program virus scanner/cleaner pada sebuah file yang terinfeksi
3. Coba jalankan file tersebut, jika file tersebut menjadi rusak, jangan teruskan lagi
4. Jika program dapat berjalan lancar, cobakan sekali lagi pada beberapa file (cari yang ukurannya kecil, yang sedang dan yang besar). File yang ukurannya besar perlu di-check, biasanya file ini mengandung internal overlay yang membuat filenya rusak jika terkena virus.
Jika Anda adalah Admin jaringan, sebaiknya Anda mengambil sampel virus ke disket dan mencoba untuk membersihkannya di komputer lain, ini dilakukan untuk tidak mengganggu pekerjaan yang mungkin sedang dilakukan oleh orang lain. Hal ini juga untuk mengantisipasi, kemungkinan adanya virus baru yang mirip dengan virus lain (bayangkan apa jadinya jika terjadi salah pembersihan sehingga seluruh program di jaringan menjadi tidak bisa dipakai!). Jika gagal dibersihkan Anda perlu memanggil ahlinya untuk menangani, atau mencari informasi lebih lanjut di Internet. Percobaan pada beberapa file tujuannya untuk mencegah salah deteksi dan atau salah perbaikan oleh program antivirus. Jika virus dianggap berbahaya dan aktivitas menggunakan jaringan bisa ditunda sementara, mungkin untuk sementara jaringan dimatikan.
Sebagai programer ini yang harus anda lakukan
Saat ini untuk menjadi programmer antivirus yang baik tidaklah mudah, Anda perlu tahu teknik-teknik pemrograman virus yang setiap hari semakin bertambah sulit. Program antivirus yang Anda buat sebaiknya juga mengikuti perkembangan teknologi virus. Untuk membuat program antivirus yang baik tidaklah mudah, namun ada beberapa hal yang perlu Anda ingat sebagai pembuat Antivirus jika Anda ingin program Anda dipakai orang lain, dan tidak membahayakan orang tersebut
1. Program Anda sebaiknya bisa mematikan virus di memori, dan dapat memberi peringatan jika ada sesuatu yang aneh di memori komputer pemakai (misalnya besar base mem kurang dari 640 Kb)
2. Dalam membuat ID virus pilihlah beberapa lokasi, lokasi yang baik adalah di awal virus dan di bagian penting virus (misalnya di bagian dekripsi header program asli) ini untuk memastikan tidak ada yang mengubah lokasi dan sistem enkripsi (jika ada) header program asli.
3. Jika data/header di enkrip, verifikasikan data yang didapat dari perhitungan, misalnya lihat apakah CS dan IP asli yang di dapat dari perhitungan masih dalam batas besar file, atau apakah instruksi JMP pertama di file COM masuk akal (kurang dari panjang file).
4. Buat cadangan file jika file yang dibersihkan dikhawatirkan rusak
5. Lakukan self check di awal program. Jika tidak seluruh bagian program bisa di self check, bagian ID virus perlu diperiksa apakah berubah atau tidak (misalnya dengan checksum).
6. Buatlah penjelasan yang jelas tentang cara penggunaan antivirus
7. Jika program hanya dapat dijalankan di DOS periksalah selalu ketika program dijalankan apakah program tersebut benar-benar berjalan di DOS
8. Jika ingin membuat program antivirus residen, jangan memakai ID virus yang tidak terenkripsi di memori, antivirus lain yang tidak mengenal antivirus Anda tersebut, justru akan menganggap adanya sebuah (atau beberapa buah) virus aktif di memori. Hal ini bisa terjadi, karena beberapa antivirus memeriksa seluruh memori terhadap adanya ID virus.
9. Untuk antivirus yang non residen teknik no 8 juga perlu digunakan, ini perlu agar program antivirus yang lain tidak mengira program ini terkena virus. Kadang-kadang program juga meninggalkan bekas di memori, yang mungkin bisa dicurigai oleh antivirus lain sebagai virus. Jika Anda tidak ingin menerapkan teknik tersebut, Anda bisa menghapus memori variabel ID virus setelah selesai digunakan.
10. Jika mungkin, untuk virus yang polimorfik gunakan metode heuristic (dan atau emulasi) untuk men-scan dan teknik emulasi untuk mendekrip, atau mengembalikan program asli.
Seharusnya 10 hal tersebut cukup, Anda bisa menambahkan sendiri hal tersebut jika perlu. Misalnya masalah kecepatan scanning dan lain-lain.
Selasa, 07 Desember 2010
Tips bagi anda!!!!!
Berikut tips yang mungkin berguna untuk Anda sebelum anda berlibur bersama keluarga atau kekasih : 1. Jaga Stamina. Dari namanya sudah ketahuan kalau traveling ke tempat hiburan ini murah meriah sambil menyandang tas ransel, bukannya menyeret koper mewah. Karena itu, sebagai backpacker, pastinya Anda harus kuat. Berhubung dana mesti dihemat, tidak ada istilah untuk menginap di hotel berbintang. Justru Anda mesti siap menginap di bandara bahkan di stasiun kereta api, dan barang Anda habis sekali bawa -mirip peserta reality show amazing race. Tidak hanya itu, pola makan sehat pun arus diterapkan. Berbagai vitamin dan suplemen tidak boleh lupa Anda konsumsi. 2. Jangan Manja. Kalau Anda bermaksud backpacking, Anda memang dituntut untuk fleksibel. Situasinya bisa sangat berbeda, tidak seperti kalau Anda berlibur bersama keluarga ke tempat hiburan. 3. Browsing. Tertarik untuk bertualang ala backpackers? Kalau sama sekali belum pernah melakukan hal tersebut, gabung saja dengan komunitas backpackers. 4. Yang Harus Anda Bawa. Beberapa hal di bawah ini, merupakan perlengkapan-perlengkapan khusus ala backpackers yang Anda bawa serta dalam menuju tempat hiburan/liburan Anda, seperti 1) Jangan pakai celana jeans. Selain berat, celana ini susah kering ketika terkena hujan. Lebih baik pilih celana kain atau kargo. 2) Bawa Peta dan kompas. 3) Jangan lupa bawa kaos kaki ekstra, topi kupluk dan jas hujan dengan topi. 4) Bawa minimal 2 pak tisu basah. Karena untuk mengejar waktu, kadang acara mandi Anda korbankan. 5) Bawa tas pinggang berisi dompet, ponsel, tisu, foto copy surat penting dan data-data yang Anda perlukan. Ransel besar hanya berisi benda-benda yang jarang Anda perlukan. 6) Bungkus barang-barang penting serta kartu ATM, kartu kredit dan paspor dengan plastik. 7) Siapkan obat-obatan, minimal minyak angin, vitamin, obat flu dan plester -untuk Anda kaum wanita jangan lupa pembalut.
Pengaruh bermain game
Keberadaan video game sejauh ini bagi sebagian besar orangtua terkesan lebih banyak berdampak negatif. Pasalnya, rata-rata mereka berkeyakinan video game merupakan faktor di balik persoalan kekerasan dan obesitas yang mendera anak-anak. Namun, studi terbaru justru menunjukkan bermain video game dapat meningkatkan ketajaman dan kecepatan berpikir.
Rolf Nelson, seorang profesor psikologi dari Wheaton College, Norton, Massachusetts menyebutkan, video game bisa mempertajam kemampuan dan kecepatan berpikir serta meningkatkan sisi kognitif (kepandaian) otak, terutama untuk game yang bersifat action dan puzzle.
"Bermain game yang membutuhkan tingkat perhatian dan fokus visual yang cepat dan gerakan motorik yang tepat bisa meningkatkan kecepatan dan akrasi dalam berpikir," jelas Nelson.
Penelitian itu melibatkan 20 siswa dan dilakukan dengan cara memberikan permainan video game selama sejam atau lebih.
Sebelum dan sesudah bermain video game, para partisipan diminta untuk melakukan tes kecerdasan untuk mengetahui efek bermain video game terhadap fungsi otak. Dan hasilnya memang terjadi peningkatan fungsi otak pada bagian-bagian tertentu.
Hasil yang sama juga tercatat pada riset Dapne Bavelier, peneliti asal University of Rochester, New York. Dalam riset itu, Dapne menyimpulkan, bermain video game akan meningkatkan kemampuan koordinasi antara tangan dan mata, meningkatkan kemampuan visual, meningkatkan kemampuan mental dan meningkatkan kemampuan bagian otak yang berhubungan dengan visual.
Sementara itu, peneliti asal Beckman Institute, University Illinois, Candramallika Basak menilai keberadaan video game di satu sisi butuh pengembangan dan melintasi keinginan untuk mengembangkan kemampuan berpikir anak guna menunjang pertumbuhannya.
Basak pun menyarankan kepada setiap orangtua untuk memilihkan permainan yang tepat bagi keperluan pengembangan kemampuan.
"Mungkin saja video game mendapatkan tempat guna menjadi medium pengembangan kemampuan anak, tapi tidak bisa menggantikan posisi latihan secara fisik dan interaksi sosial sebagai bagian dari pengembangan anak," ujarnya.
Rolf Nelson, seorang profesor psikologi dari Wheaton College, Norton, Massachusetts menyebutkan, video game bisa mempertajam kemampuan dan kecepatan berpikir serta meningkatkan sisi kognitif (kepandaian) otak, terutama untuk game yang bersifat action dan puzzle.
"Bermain game yang membutuhkan tingkat perhatian dan fokus visual yang cepat dan gerakan motorik yang tepat bisa meningkatkan kecepatan dan akrasi dalam berpikir," jelas Nelson.
Penelitian itu melibatkan 20 siswa dan dilakukan dengan cara memberikan permainan video game selama sejam atau lebih.
Sebelum dan sesudah bermain video game, para partisipan diminta untuk melakukan tes kecerdasan untuk mengetahui efek bermain video game terhadap fungsi otak. Dan hasilnya memang terjadi peningkatan fungsi otak pada bagian-bagian tertentu.
Hasil yang sama juga tercatat pada riset Dapne Bavelier, peneliti asal University of Rochester, New York. Dalam riset itu, Dapne menyimpulkan, bermain video game akan meningkatkan kemampuan koordinasi antara tangan dan mata, meningkatkan kemampuan visual, meningkatkan kemampuan mental dan meningkatkan kemampuan bagian otak yang berhubungan dengan visual.
Sementara itu, peneliti asal Beckman Institute, University Illinois, Candramallika Basak menilai keberadaan video game di satu sisi butuh pengembangan dan melintasi keinginan untuk mengembangkan kemampuan berpikir anak guna menunjang pertumbuhannya.
Basak pun menyarankan kepada setiap orangtua untuk memilihkan permainan yang tepat bagi keperluan pengembangan kemampuan.
"Mungkin saja video game mendapatkan tempat guna menjadi medium pengembangan kemampuan anak, tapi tidak bisa menggantikan posisi latihan secara fisik dan interaksi sosial sebagai bagian dari pengembangan anak," ujarnya.
Minggu, 05 Desember 2010
Ampuh dapat uang dari bisnis Internet
Bisnis online/affliasi/resseler ?? ya,mungkin dengan sekejap anda bisa mendadak kaya hanya dengan internet. Gak perlu banyak bekerja dan mungkin hanya tinggal duduk manis anda sudah bisa membeli mobil hanya dengan Bisnis online/affliasi/resseler.
Bisnis online/affliasi/resseler kian merebak di dunia internet dan sudah sangat terkenal, namun bukan terkenal bagus tapi malah terkenal jelek untuk itu di sini di berikan tips memilih website bisnis online yang baik agar tidak tertipu.
1. Pilihlah website yang memiliki tempat yang jelas
ada alamatnya, syukur" ada kantor ataupun LABnya).
2. Bisa di telepon atau dihubungi
lebih bagus yang memiliki call center
3. Bisa konsultasi dahulu sebelum membeli produknya.
4. Ada kelas untuk belajar.
lebih bagus kalo mentoring systemnya tidak hanya secara online, melainkan juga konvensional (offline)
5. Carilah website yang ownernya mau bekerja keras, bukannya affiliasi atau resellernya yang kerja mati"an sedangkan ownernya hanya bobok pules
6. Carilah website yang memiliki sistem lock visitor, agar memudahkan kerjaan anda dan anda tidak dirugikan apabila pengunjung tersebut kembali datang dari link orang lain.
7. Rajin untuk bertanya sama om Google terutama bagi anda yang senang berbisnis dengan situs-situs luar neger contoh caranya dengan mengetik scam atau kecewa lalu ketik nama bisnis online yang ingin anda ikuti apakah ada banyak member/resellernya yang mengungkapkan kekecewaanya karena mengikuti bisnis tersebut? bila ada sebaiknya anda tinggalkan
Bisnis online/affliasi/resseler kian merebak di dunia internet dan sudah sangat terkenal, namun bukan terkenal bagus tapi malah terkenal jelek untuk itu di sini di berikan tips memilih website bisnis online yang baik agar tidak tertipu.
1. Pilihlah website yang memiliki tempat yang jelas
ada alamatnya, syukur" ada kantor ataupun LABnya).
2. Bisa di telepon atau dihubungi
lebih bagus yang memiliki call center
3. Bisa konsultasi dahulu sebelum membeli produknya.
4. Ada kelas untuk belajar.
lebih bagus kalo mentoring systemnya tidak hanya secara online, melainkan juga konvensional (offline)
5. Carilah website yang ownernya mau bekerja keras, bukannya affiliasi atau resellernya yang kerja mati"an sedangkan ownernya hanya bobok pules
6. Carilah website yang memiliki sistem lock visitor, agar memudahkan kerjaan anda dan anda tidak dirugikan apabila pengunjung tersebut kembali datang dari link orang lain.
7. Rajin untuk bertanya sama om Google terutama bagi anda yang senang berbisnis dengan situs-situs luar neger contoh caranya dengan mengetik scam atau kecewa lalu ketik nama bisnis online yang ingin anda ikuti apakah ada banyak member/resellernya yang mengungkapkan kekecewaanya karena mengikuti bisnis tersebut? bila ada sebaiknya anda tinggalkan
Jumat, 03 Desember 2010
Menggunakan antivirus
Virus memang menyebalkan ya.....kadang - kadang membuat semuanya ancur dan yang lebih parah lagi antivirus kadang - kadang tidak bisa di kompromi dan bahkan menambah parah.nih ada beberapa tips buat meminimalkan resiko penggunaan antivirus agar data kita aman......ckckc..
Sebagai pengguna program antivirus ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk meminimalkan risiko penggunaan antivirus
1. Carilah antivirus yang baik, baik di sini artinya program tersebut dapat dipercaya untuk mendeteksi dan membasmi berbagai virus yang ada. Jangan terbuai dengan janji-janji yang ditawarkan para vendor antivirus, dan jangan terbuai juga dengan nama merk yang cukup terkenal. Cobalah cari perbandingan antara berbagai antivirus di berbagai majalah / situs di internet.
2. Gunakan selalu Antivirus terbaru, Anda bisa mendapatkannya dari Internet atau dari beberapa majalah. Antivirus yang lama memiliki risiko yang besar jika digunakan (lebih dari 6 bulan sudah sangat berbahaya).
3. Buatlah cadangan untuk data dan program Anda yang penting.
4. Lakukan proses pembersihan virus dengan benar jika Anda menemukan virus
5. Pastikan program Antivirus yang Anda dapat adalah yang asli, ada kemungkinan seseorang telah mengubah antivirus tersebut, atau mungkin menularinya dengan suatu virus.
6. Hubungi ahlinya jika Anda merasa tidak dapat mengatasi virus di komputer atau jaringan Anda.
Langkah proses pembersihan yang baik adalah sebagai berikut
Jika Anda menjalankan komputer pribadi
1. Boot komputer Anda dengan disket startup yang bersih dari virus (dan di write protect)
2. Jalankan program virus scanner/cleaner pada sebuah file yang terinfeksi
3. Coba jalankan file tersebut, jika file tersebut menjadi rusak, jangan teruskan lagi
4. Jika program dapat berjalan lancar, cobakan sekali lagi pada beberapa file (cari yang ukurannya kecil, yang sedang dan yang besar). File yang ukurannya besar perlu di-check, biasanya file ini mengandung internal overlay yang membuat filenya rusak jika terkena virus.
Jika Anda adalah Admin jaringan, sebaiknya Anda mengambil sampel virus ke disket dan mencoba untuk membersihkannya di komputer lain, ini dilakukan untuk tidak mengganggu pekerjaan yang mungkin sedang dilakukan oleh orang lain. Hal ini juga untuk mengantisipasi, kemungkinan adanya virus baru yang mirip dengan virus lain (bayangkan apa jadinya jika terjadi salah pembersihan sehingga seluruh program di jaringan menjadi tidak bisa dipakai!). Jika gagal dibersihkan Anda perlu memanggil ahlinya untuk menangani, atau mencari informasi lebih lanjut di Internet. Percobaan pada beberapa file tujuannya untuk mencegah salah deteksi dan atau salah perbaikan oleh program antivirus. Jika virus dianggap berbahaya dan aktivitas menggunakan jaringan bisa ditunda sementara, mungkin untuk sementara jaringan dimatikan.
Saat ini untuk menjadi programmer antivirus yang baik tidaklah mudah, Anda perlu tahu teknik-teknik pemrograman virus yang setiap hari semakin bertambah sulit. Program antivirus yang Anda buat sebaiknya juga mengikuti perkembangan teknologi virus. Untuk membuat program antivirus yang baik tidaklah mudah, namun ada beberapa hal yang perlu Anda ingat sebagai pembuat Antivirus jika Anda ingin program Anda dipakai orang lain, dan tidak membahayakan orang tersebut
1. Program Anda sebaiknya bisa mematikan virus di memori, dan dapat memberi peringatan jika ada sesuatu yang aneh di memori komputer pemakai (misalnya besar base mem kurang dari 640 Kb)
2. Dalam membuat ID virus pilihlah beberapa lokasi, lokasi yang baik adalah di awal virus dan di bagian penting virus (misalnya di bagian dekripsi header program asli) ini untuk memastikan tidak ada yang mengubah lokasi dan sistem enkripsi (jika ada) header program asli.
3. Jika data/header di enkrip, verifikasikan data yang didapat dari perhitungan, misalnya lihat apakah CS dan IP asli yang di dapat dari perhitungan masih dalam batas besar file, atau apakah instruksi JMP pertama di file COM masuk akal (kurang dari panjang file).
4. Buat cadangan file jika file yang dibersihkan dikhawatirkan rusak
5. Lakukan self check di awal program. Jika tidak seluruh bagian program bisa di self check, bagian ID virus perlu diperiksa apakah berubah atau tidak (misalnya dengan checksum).
6. Buatlah penjelasan yang jelas tentang cara penggunaan antivirus
7. Jika program hanya dapat dijalankan di DOS periksalah selalu ketika program dijalankan apakah program tersebut benar-benar berjalan di DOS
8. Jika ingin membuat program antivirus residen, jangan memakai ID virus yang tidak terenkripsi di memori, antivirus lain yang tidak mengenal antivirus Anda tersebut, justru akan menganggap adanya sebuah (atau beberapa buah) virus aktif di memori. Hal ini bisa terjadi, karena beberapa antivirus memeriksa seluruh memori terhadap adanya ID virus.
9. Untuk antivirus yang non residen teknik no 8 juga perlu digunakan, ini perlu agar program antivirus yang lain tidak mengira program ini terkena virus. Kadang-kadang program juga meninggalkan bekas di memori, yang mungkin bisa dicurigai oleh antivirus lain sebagai virus. Jika Anda tidak ingin menerapkan teknik tersebut, Anda bisa menghapus memori variabel ID virus setelah selesai digunakan.
10. Jika mungkin, untuk virus yang polimorfik gunakan metode heuristic (dan atau emulasi) untuk men-scan dan teknik emulasi untuk mendekrip, atau mengembalikan program asli.
Seharusnya 10 hal tersebut cukup, Anda bisa menambahkan sendiri hal tersebut jika perlu. Misalnya masalah kecepatan scanning dan lain-lain.
Sebagai pengguna program antivirus ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk meminimalkan risiko penggunaan antivirus
1. Carilah antivirus yang baik, baik di sini artinya program tersebut dapat dipercaya untuk mendeteksi dan membasmi berbagai virus yang ada. Jangan terbuai dengan janji-janji yang ditawarkan para vendor antivirus, dan jangan terbuai juga dengan nama merk yang cukup terkenal. Cobalah cari perbandingan antara berbagai antivirus di berbagai majalah / situs di internet.
2. Gunakan selalu Antivirus terbaru, Anda bisa mendapatkannya dari Internet atau dari beberapa majalah. Antivirus yang lama memiliki risiko yang besar jika digunakan (lebih dari 6 bulan sudah sangat berbahaya).
3. Buatlah cadangan untuk data dan program Anda yang penting.
4. Lakukan proses pembersihan virus dengan benar jika Anda menemukan virus
5. Pastikan program Antivirus yang Anda dapat adalah yang asli, ada kemungkinan seseorang telah mengubah antivirus tersebut, atau mungkin menularinya dengan suatu virus.
6. Hubungi ahlinya jika Anda merasa tidak dapat mengatasi virus di komputer atau jaringan Anda.
Langkah proses pembersihan yang baik adalah sebagai berikut
Jika Anda menjalankan komputer pribadi
1. Boot komputer Anda dengan disket startup yang bersih dari virus (dan di write protect)
2. Jalankan program virus scanner/cleaner pada sebuah file yang terinfeksi
3. Coba jalankan file tersebut, jika file tersebut menjadi rusak, jangan teruskan lagi
4. Jika program dapat berjalan lancar, cobakan sekali lagi pada beberapa file (cari yang ukurannya kecil, yang sedang dan yang besar). File yang ukurannya besar perlu di-check, biasanya file ini mengandung internal overlay yang membuat filenya rusak jika terkena virus.
Jika Anda adalah Admin jaringan, sebaiknya Anda mengambil sampel virus ke disket dan mencoba untuk membersihkannya di komputer lain, ini dilakukan untuk tidak mengganggu pekerjaan yang mungkin sedang dilakukan oleh orang lain. Hal ini juga untuk mengantisipasi, kemungkinan adanya virus baru yang mirip dengan virus lain (bayangkan apa jadinya jika terjadi salah pembersihan sehingga seluruh program di jaringan menjadi tidak bisa dipakai!). Jika gagal dibersihkan Anda perlu memanggil ahlinya untuk menangani, atau mencari informasi lebih lanjut di Internet. Percobaan pada beberapa file tujuannya untuk mencegah salah deteksi dan atau salah perbaikan oleh program antivirus. Jika virus dianggap berbahaya dan aktivitas menggunakan jaringan bisa ditunda sementara, mungkin untuk sementara jaringan dimatikan.
SEBAGAI PROGRAMMER INI YANG PERLU ANDA LAKUKAN
Saat ini untuk menjadi programmer antivirus yang baik tidaklah mudah, Anda perlu tahu teknik-teknik pemrograman virus yang setiap hari semakin bertambah sulit. Program antivirus yang Anda buat sebaiknya juga mengikuti perkembangan teknologi virus. Untuk membuat program antivirus yang baik tidaklah mudah, namun ada beberapa hal yang perlu Anda ingat sebagai pembuat Antivirus jika Anda ingin program Anda dipakai orang lain, dan tidak membahayakan orang tersebut
1. Program Anda sebaiknya bisa mematikan virus di memori, dan dapat memberi peringatan jika ada sesuatu yang aneh di memori komputer pemakai (misalnya besar base mem kurang dari 640 Kb)
2. Dalam membuat ID virus pilihlah beberapa lokasi, lokasi yang baik adalah di awal virus dan di bagian penting virus (misalnya di bagian dekripsi header program asli) ini untuk memastikan tidak ada yang mengubah lokasi dan sistem enkripsi (jika ada) header program asli.
3. Jika data/header di enkrip, verifikasikan data yang didapat dari perhitungan, misalnya lihat apakah CS dan IP asli yang di dapat dari perhitungan masih dalam batas besar file, atau apakah instruksi JMP pertama di file COM masuk akal (kurang dari panjang file).
4. Buat cadangan file jika file yang dibersihkan dikhawatirkan rusak
5. Lakukan self check di awal program. Jika tidak seluruh bagian program bisa di self check, bagian ID virus perlu diperiksa apakah berubah atau tidak (misalnya dengan checksum).
6. Buatlah penjelasan yang jelas tentang cara penggunaan antivirus
7. Jika program hanya dapat dijalankan di DOS periksalah selalu ketika program dijalankan apakah program tersebut benar-benar berjalan di DOS
8. Jika ingin membuat program antivirus residen, jangan memakai ID virus yang tidak terenkripsi di memori, antivirus lain yang tidak mengenal antivirus Anda tersebut, justru akan menganggap adanya sebuah (atau beberapa buah) virus aktif di memori. Hal ini bisa terjadi, karena beberapa antivirus memeriksa seluruh memori terhadap adanya ID virus.
9. Untuk antivirus yang non residen teknik no 8 juga perlu digunakan, ini perlu agar program antivirus yang lain tidak mengira program ini terkena virus. Kadang-kadang program juga meninggalkan bekas di memori, yang mungkin bisa dicurigai oleh antivirus lain sebagai virus. Jika Anda tidak ingin menerapkan teknik tersebut, Anda bisa menghapus memori variabel ID virus setelah selesai digunakan.
10. Jika mungkin, untuk virus yang polimorfik gunakan metode heuristic (dan atau emulasi) untuk men-scan dan teknik emulasi untuk mendekrip, atau mengembalikan program asli.
Seharusnya 10 hal tersebut cukup, Anda bisa menambahkan sendiri hal tersebut jika perlu. Misalnya masalah kecepatan scanning dan lain-lain.
Pintar memilih anti virus
Tentu saja keamanan adalah hal yang menjadi utama di dunia komputerisasi dan cyberspace terlebih jika kita menggunakan OS (Operation System) dari microsoft.inc seperti Windows misalnya yang sangat rentan terinfeksi virus, spyware, adware, trojan or lainnya yang akan membuat proses kerja OS melemah.Pengaplikasian atau pemasangan Software security macam antivirus atau anti spyware pun menjadi keharusan jika kita melihat hal di atas, tapi dengan banyak nya vendor antivirus tentu saja kita bingung sebagai user mau memilih anti virus. Kebiasaan buruk pun banyak terjadi di masyarakat cyberspace yang menjatuhkan pilihan terhadap suatu jenis produk karena referensi teman atau orang lain dan bukan atas bukti pasti seperti hasil tes lab.
Mengingat jelas hal tersebut sudah saat nya bagi kita yang memang belum paham akan pemilihan suatu produk antivirus melihat dulu hasil tes lab nya yang di selenggarakan oleh web services seperti http://www.av-test.org jadi dengan begitu anda dapat mengetahui secara detail kemampuan dari masing - masing jenis antivirus, untuk itu silahkan kalian melihat dulu tabel hasil tes terakhir.
Mengingat jelas hal tersebut sudah saat nya bagi kita yang memang belum paham akan pemilihan suatu produk antivirus melihat dulu hasil tes lab nya yang di selenggarakan oleh web services seperti http://www.av-test.org jadi dengan begitu anda dapat mengetahui secara detail kemampuan dari masing - masing jenis antivirus, untuk itu silahkan kalian melihat dulu tabel hasil tes terakhir.
Selasa, 30 November 2010
Menariknya aeromodelling....
Dunia aeromodeling memang menarik, kegiatan ini dapat dinikmati sebagai hobi yang merupakan komposisi dari berbagai disiplin ilmu. Di sini anda dapat menemui penggabungan masalah Aerodinamika, pekerjaan kayu, material komposit, elektronik, mekanik, motor-motor kecil, menggambar, seni, olahraga dan rekreasi di luar ruangan.
Bagi seorang yang sudah masuk ke dunia aeromodeling, dia akan merasakan bahwa dunia hobi yang dijalaninya saat ini jauh lebih kompleks dari pada yang dia bayangkan sebelumnya. Aeromodeling bukanlah dunia bagi anak-anak yang bergumul dengan mainannya, tapi merupakan suatu tantangan baginya untuk belajar akan pengetahuan dan ketrampilan yang baru, yang membuat hobi ini menjadi lebih hidup dan dapat lebih dinikmati. Aeromodeling merupakan hobi yang tidak cepat membuat orang bosan.
Berikut ini adalah peralatan yang anda perlukan untuk menerbangkan pesawat model radio control. Memang sebenarnya sangat banyak sekali alternatif alat-alat yang ditawarkan oleh para suplier ataupun produsen.
Memilih Pesawat Model kita harus memilih pesawat model yang dirancang khusus untuk melatih para penerbang pemula. Biasanya pesawat model seperti ini mempunyai sayap yang letaknya di atas, konstruksinya cukup kokoh, sederhana dan dilengkapi dengan instruksi yang cukup jelas serta mudah diterbangkan. Di halaman pesawat terbang model anda dapat melihat beberapa pesawat model yang direkomendasikan sebagai pesawat trainer seperti halnya Eagle 2, QB 25 H, Freedom 20 serta Cessna. Mungkin pilihan pertama yang harus segera kita tentukan dari pesawat model pertama adalah apakah kita akan membangun dari kit atau hanya menyiapkan model ARF (almost Ready to Fly). Model ARF biasanya mempunyai instruksi yang lebih singkat bahkan seluruh komponennya sudah dilapisi dan di-finishing. Biasanya kita tinggal menyambung sayap tengah, memasang ekor, engine, roda pendarat serta sistem radionya. Merakit sebuah kit dari nol memang memerlukan lebih banyak waktu, meskipun demikian kita nantinya akan lebih berbangga hati ketika model tersebut diterbangkan dan jika suatu saat mengalami kerusakan, andapun sudah mengetahui konstruksi mana yang patut diganti atau diperbaiki
Bagi seorang yang sudah masuk ke dunia aeromodeling, dia akan merasakan bahwa dunia hobi yang dijalaninya saat ini jauh lebih kompleks dari pada yang dia bayangkan sebelumnya. Aeromodeling bukanlah dunia bagi anak-anak yang bergumul dengan mainannya, tapi merupakan suatu tantangan baginya untuk belajar akan pengetahuan dan ketrampilan yang baru, yang membuat hobi ini menjadi lebih hidup dan dapat lebih dinikmati. Aeromodeling merupakan hobi yang tidak cepat membuat orang bosan.
Berikut ini adalah peralatan yang anda perlukan untuk menerbangkan pesawat model radio control. Memang sebenarnya sangat banyak sekali alternatif alat-alat yang ditawarkan oleh para suplier ataupun produsen.
Memilih Pesawat Model kita harus memilih pesawat model yang dirancang khusus untuk melatih para penerbang pemula. Biasanya pesawat model seperti ini mempunyai sayap yang letaknya di atas, konstruksinya cukup kokoh, sederhana dan dilengkapi dengan instruksi yang cukup jelas serta mudah diterbangkan. Di halaman pesawat terbang model anda dapat melihat beberapa pesawat model yang direkomendasikan sebagai pesawat trainer seperti halnya Eagle 2, QB 25 H, Freedom 20 serta Cessna. Mungkin pilihan pertama yang harus segera kita tentukan dari pesawat model pertama adalah apakah kita akan membangun dari kit atau hanya menyiapkan model ARF (almost Ready to Fly). Model ARF biasanya mempunyai instruksi yang lebih singkat bahkan seluruh komponennya sudah dilapisi dan di-finishing. Biasanya kita tinggal menyambung sayap tengah, memasang ekor, engine, roda pendarat serta sistem radionya. Merakit sebuah kit dari nol memang memerlukan lebih banyak waktu, meskipun demikian kita nantinya akan lebih berbangga hati ketika model tersebut diterbangkan dan jika suatu saat mengalami kerusakan, andapun sudah mengetahui konstruksi mana yang patut diganti atau diperbaiki
Langganan:
Komentar (Atom)